1. Speaker Aman / tak mudah rusak
dengan adanya matching transformer yang terpasang dispeaker, maka daya yang masuk lebih stabil serta tak bakal melebihi daya speakernya, meskipun amplifier yang digunakan mempunyai daya jauh lebih besar dari daya speaker. Kami ambil contoh bila kami pasang speaker high impedance 25 watt maka daya yang masuk hanya maksimum sebesar 25 watt saja meskipun amplifier yang digunakan berdaya 240 watt. Sehingga speaker bakal aman / tak bakal rusak.  Bila speaker low impedance misal berdaya 25 watt serta ampifier yang digunakan 240 watt, maka bila tak hati-hati dalam setting level output amplifier maka daya yang masuk ke speaker bakal melebihi daya speaker. Dampaknya spul / diapraghm speaker bakal terbakar / putus / rusak. Pastinya sangat merepotkan bila speaker yang terpasang di menara / diatas masjid maka bakal repot bila tak jarang - tak jarang service.

Keunggulan High Impedance (speaker TOA )

2. Tak terpengaruh panjang kabel speaker
dengan adanya matching transformer didalam speaker maka panjang kabel tak menurunkan daya yang dikirim dari amplifier ke speaker, faktor ini dikarenakan menyesal pada kabel tak berpengaruh kepada high impedance, meskipun kabel yang dipergunakan kecil. Bila per 1meter mempunyai hambatan dalam sebesar 1 ohm, maka bila memakai kabel sepanjang 20 meter maka besarnya hambatan dalam kabel menjadi 20 ohm. Bila speaker low impedance, misal 16 ohm, maka daya yang masuk ke speaker turun hingga  50%. Kalau dari amplifier dikirim daya sebesar 25 watt, maka yang masuk ke speaker ±12 watt. Ini artinya suara speakernya bakal kecil. Tapi bila memakai high impedance speaker, misal daya 25 watt, dengan impedance 400 ohm, maka daya yang masuk ke speaker hampir tak bertidak lebih. Bila dari ampli dikirim daya sebesar 25 watt maka hingga ke speaker masih 25 watt.

3. Tutorial pasang mudah
dengan speaker high impedance, Tutorial pasangnya sama dengan memasang lampu listips. Dipasang dengan cara paralel. Impedansi speaker telah tak butuh diperhitungkan lagi. Yang butuh diperhitungkan yaitu total daya yang terpasang saja pada beban amplifier. Bila amplifier yang digunakan ZA-2120 maka total daya tak boleh melebihi 120 watt.
Kalau low impedance tidak hanya daya total wajib diperhitungkan juga, total impedance juga tak boleh tak lebih dari impedansi output amplifier. Sehingga penggunaan Jumlah speaker tak sedikit bakal kompleks dalam penyambungannya.sebab wajib mengatur wearing tutorial penyambungan yang benar
 Namun dengan high impedansi speaker lumayan mudah dalam pengperpaduannya.

4. Tepat untuk penggunaan speaker dalam Jumlah tak sedikit
diatas telah disinggung bahwa high impedansi speaker paling tepat untuk pengperpaduan speaker Jumlah tak sedikit, misal untuk di Rumah sakit, hotel, pabrik, Kantor, masjid yg luas, dll.instalasi pengkabelanya mudah, yaitu dengan sistem paralel semacam instalasi listips.

Keunggulan High Impedance (speaker TOA )

1. Speaker Aman / tak mudah rusak
dengan adanya matching transformer yang terpasang dispeaker, maka daya yang masuk lebih stabil serta tak bakal melebihi daya speakernya, meskipun amplifier yang digunakan mempunyai daya jauh lebih besar dari daya speaker. Kami ambil contoh bila kami pasang speaker high impedance 25 watt maka daya yang masuk hanya maksimum sebesar 25 watt saja meskipun amplifier yang digunakan berdaya 240 watt. Sehingga speaker bakal aman / tak bakal rusak.  Bila speaker low impedance misal berdaya 25 watt serta ampifier yang digunakan 240 watt, maka bila tak hati-hati dalam setting level output amplifier maka daya yang masuk ke speaker bakal melebihi daya speaker. Dampaknya spul / diapraghm speaker bakal terbakar / putus / rusak. Pastinya sangat merepotkan bila speaker yang terpasang di menara / diatas masjid maka bakal repot bila tak jarang - tak jarang service.

Keunggulan High Impedance (speaker TOA )

2. Tak terpengaruh panjang kabel speaker
dengan adanya matching transformer didalam speaker maka panjang kabel tak menurunkan daya yang dikirim dari amplifier ke speaker, faktor ini dikarenakan menyesal pada kabel tak berpengaruh kepada high impedance, meskipun kabel yang dipergunakan kecil. Bila per 1meter mempunyai hambatan dalam sebesar 1 ohm, maka bila memakai kabel sepanjang 20 meter maka besarnya hambatan dalam kabel menjadi 20 ohm. Bila speaker low impedance, misal 16 ohm, maka daya yang masuk ke speaker turun hingga  50%. Kalau dari amplifier dikirim daya sebesar 25 watt, maka yang masuk ke speaker ±12 watt. Ini artinya suara speakernya bakal kecil. Tapi bila memakai high impedance speaker, misal daya 25 watt, dengan impedance 400 ohm, maka daya yang masuk ke speaker hampir tak bertidak lebih. Bila dari ampli dikirim daya sebesar 25 watt maka hingga ke speaker masih 25 watt.

3. Tutorial pasang mudah
dengan speaker high impedance, Tutorial pasangnya sama dengan memasang lampu listips. Dipasang dengan cara paralel. Impedansi speaker telah tak butuh diperhitungkan lagi. Yang butuh diperhitungkan yaitu total daya yang terpasang saja pada beban amplifier. Bila amplifier yang digunakan ZA-2120 maka total daya tak boleh melebihi 120 watt.
Kalau low impedance tidak hanya daya total wajib diperhitungkan juga, total impedance juga tak boleh tak lebih dari impedansi output amplifier. Sehingga penggunaan Jumlah speaker tak sedikit bakal kompleks dalam penyambungannya.sebab wajib mengatur wearing tutorial penyambungan yang benar
 Namun dengan high impedansi speaker lumayan mudah dalam pengperpaduannya.

4. Tepat untuk penggunaan speaker dalam Jumlah tak sedikit
diatas telah disinggung bahwa high impedansi speaker paling tepat untuk pengperpaduan speaker Jumlah tak sedikit, misal untuk di Rumah sakit, hotel, pabrik, Kantor, masjid yg luas, dll.instalasi pengkabelanya mudah, yaitu dengan sistem paralel semacam instalasi listips.